DIKLAT GEOSPASIAL
***************************************************************
DIKLAT PENATAAN BATAS WILAYAH (13 Sd 17 Maret 2017)
DIKLAT ToT PEMBELAJARAN ORANG DEWASA (06 Sd 10 Maret 2017)
DIKLAT JABFUNG SURTA TERAMPIL (06 Sd 17 Maret 2017)
***************************************************************
INFORMASI LEBIH LANJUT TENTANG DIKLAT GEOSPASIAL BIG, SILAHKAN HUBUNGI 021.8754601 & 081219296777 email diklat@big.go.id
***************************************************************

Rabu, 30 November 2011

Kepala Bakosurtanal Menerima Kunjungan Kerja Gubernur Provinsi Kepulauan Riau

Selasa 29 Nopember 2011, Kepala Bakosurtanal Asep Karsidi menerima kunjungan kerja Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Muhammad Sani. Gubernur datang dalam rangka konsultasi masalah batas wilayah antara Provinsi Kepulauan Riau dengan Provinsi Jambi.

Muhammad Sani dalam pemaparannya meminta bantuan kepada Bakosurtanal terkait kejelasan status Pulau Berhala yang menjadi pembatas kedua provinsi. Asep Karsidi

Sabtu, 26 November 2011

WORKSHOP GEOSPATIAL TECHNOLOGY ON SUSTAINABLE DELTA MANAGEMENT

Indonesia merupakan negara yang paling banyak memiliki wilayah delta yang saat ini menjelma menjadi kota besar seperti Jakarta, Jambi, Palembang, Semarang, Surabaya, Balikpapan dan Merauke. Hal ini sangat menguntungkan karena delta merupakan daerah yang sangat subur, memiliki sumberdaya yang melimpah serta berbagai ekosistem unik terbentuk di dalamnya. Keuntungan lain dari daerah delta adalah ketersediaan berbagai sumberdaya untuk menopang kehidupan.

Keberadaan delta selain menawarkan banyak keuntungan ternyata juga mempunyai banyak tantangan yang umumnya disebabkan oleh karena pertumbuhan manusia yang pesat dan pembangunan yang intensif di kawasan delta. Seiring dengan pertumbuhan penduduk, peningkatan kebutuhan dasar hidup serta berbagai

Kamis, 24 November 2011

WORKSHOP DAMPAK KENAIKAN PERMUKAAN LAUT PADA LINGKUNGAN PANTAI INDONESIA

Dampak pemanasan global sudah sangat serius dan kian nyata berpengaruh dalam hidup keseharian kita. Meningkatnya suhu bumi menyebabkan lapisan es di Antartika dan Greenland semakin menipis dan menyebabkan kenaikan permukaan laut. Indonesia sebagai negara kepulauan dengan ribuan pulaunya perlu meningkatkan kewaspadaan nya, terutama dalam menghadapi dampak kenaikan permukaan laut yang mengancam wilayah pantai dan pesisir Indonesia beserta infrastrukturnya, bahkan bukan tidak mungkin Indonesia menghadapi ancaman tenggelamnya pulau-pulau kecil terluar.

Dalam upaya mengantisipasi dampak kenaikan permukaan laut di lingkungan pantai negara kita, Bakosurtanal menyelenggarakan workshop sehari yang dibuka oleh Menristek. Workshop ini menghadirkan pembicara utama Kepala Bakosurtanal,

BAKOSURTANAL mengadakan FORUM SEKRETARIS UTAMA


Pada hari Jumat, tanggal 18 November 2011, Bakosurtanal mengadakan pertemuan Forum Sekretaris Utama, bertempat di Gedung Auditorium Bakosurtanal. Acara yg dipimpin oleh Sekretaris Utama Bakosurtanal, Budhy Andhono Soenhadi, ini dihadiri oleh para Sekretaris Utama dari berbagai kementerian dan LPNK, antara lain: Kementerian Ristek, BSN, LAPAN, Bappeten, dan perwakilan dari BATAN.

Forum ini membahas tentang Undang-Undang Informasi Geospasial dengan tema: "Menuju Penyelenggaraan Informasi Geospasial yang Efektif dan Efisien". Dalam paparannya, Budhy Andhono Soenhadi, menyampaikan strategi pelaksanaan UU-IG, bahwa Informasi Geospasial dapat terselenggara dengan tertib, terpadu, berhasil guna, dan berdaya guna sehingga terjamin Keakuratan, kemutakhiran,

Selasa, 22 November 2011

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN GEOSPASIAL DALAM DUNIA PENDIDIKAN

Masih dalam lawatannya di Kota Surakarta, Kepala Bakosurtanal Asep Karsidi, bertindak sebagai Pembicara dalam acara Seminar bertajuk "Implementasi Media Pembelajaran Geospasial" di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Dalam acara yang dihadiri oleh kalangan pendidikan seperti guru, dosen, dan mahasiswa ini, Asep menyampaikan bahwa SDM Geografi sangat diperlukan dalam pembangunan nasional. Karena banyak hal dalam pembangunan terkait dengan ilmu kebumian yang menggunakan ilmu geografi. Oleh karena itu perlu pemahaman mendalam mengenai

Rabu, 02 November 2011

Pencanangan Geospasial Untuk Negeri dan Menyambut Lahirnya Badan Informasi Geospasial

Seiring dengan perkembangan dunia survei dan pemetaan dan meningkatnya peran informasi geospasial di dalam pembangunan nasional, dibutuhkan suatu lembaga yang akan mampu menjadi koordinator serta penyelaras penyelenggaraan informasi geospasial di Indonesia. Untuk menjawab tantangan tersebut, maka Badan Informasi Geospasial (BIG) dilahirkan untuk menggantikan Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal). Hal ini sejalan dengan landasan kebijakan informasi geospasial nasional, yaitu UU nomor 4 tahun 2011 tentang Informasi Geospasial.

Sejalan dengan hal tersebut, pada Senin, 17 Oktober 2011

BAKOSURTANAL Menghadiri The First High Level Forum on United Nations Global Geospatial Information Management (UN-GGIM)


BAKOSURTANAL telah meningkatkan peran aktifnya dalam aktifitas internasional dengan menghadiri The 1st High Level Forum on United Nations Global Geospatial Information Management (UN-GGIM) pada tanggal 24-26 Oktober 2011 di Seoul, Republic of Korea. Global Geospatial Information Management (GGIM)merupakan sebuah program inisiatif dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai tindak lanjut dari ResolusiUnited Nations Economic and Social Council (ECOSOC) No. 24/ 2011, yang bertujuan untuk memainkan peran utama dalam menetapkan agenda bagi pembangunan informasi geospasial global serta mempromosikan penggunaannya dalam mengatasi berbagai permasalahan global. Program ini merupakan sebuah forum bagi dan antar negara-negara anggota serta organisasi-organisasi internasional untuk bekerja sama dan mengkoordinasikan berbagai program dan aktifitas terkait informasi geospasial

Selasa, 01 November 2011

Jasa DIKLAT Informasi Geospasial

Balai Pendidikan dan Pelatihan Survei dan Pemetaan adalah salah satu unit organisasi dalam lingkungan kerja Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (BAKOSURTANAL) dengan tugas pokok menyelenggarakan pembinaan dan peningkatan kualitas sumberdaya manusia surta melalui serangkaian kegiatan pendidikan dan pelatihan. Terlahir dengan nama PUSBINBANGGA SURTA pada tahun 1982, Balai Diklat Surta tidak hanya melakukan pembinaan dan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia BAKOSURTANAL, tapi juga sumberdaya manusia yang ada di instansi pemerintah lainnya yang terkait dengan kegiatan surta, baik tingkat pusat maupun daerah. Bahkan di tingkat regional, Balai diklat Surta juga berperan aktif dalam pembinaan sumberdaya manusia surta melalui kegiatan pelatihan TCDC bidang surta yang menjangkau Negara Negara berkembang di kawasan Asia Pasifik.


Besarnya peranan Balai Diklat Surta dalam pembinaan dan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia surta tidak terlepas dari dinamika pengetahuan dan teknologi surta yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Kemajuan di bidang

Diklat APBN

Akan berlangsung :
  • Diklat APBN Surta Dasar(Free untuk Pegawai Instansi Pemerintah RI) periode 07 November s.d 18 November 2011
  • Diklat APBN Sistem Informasi Geografis (Free untuk Pegawai Instansi Pemerintah RI) periode 21 November s.d 02 Desember 2011

Untuk keterangan lebih lanjut hubungi hotline kami di 0812.1929.6777 atau 021.8754601 tempat terbatas hanya 20 peserta untuk masing-masing DIKLAT

 
Design by PT. SCS TRAYA MAHADANA | Design by PT. SCS TRAYA MAHADANA |